![]() |
Sudian Noor |
JURNALBANUA.COM, BATULICIN - Wajah Bupati Tanah Bumbu Sudian Noor menegang. Informasi duka masuk ke hapenya: Desa Sungai Bali Pulau Sebuku hampir habis terbakar.
Terus-terus Sudian membaca informasi yang masuk. Sesekali dia mengucap doa. Matanya tampak berkaca-kaca.
Kebakaran hebat di Pulau Sebuku, Sabtu (23/11) malam tadi memang memukul emosi Sudian. Orang tuanya lahir di sana.
Setelah berkoordinasi dengan banyak pihak, Minggu (24/11) pagi tadi, Sudian berangkat ke Sebuku bersama Gubernur Sahbirin Noor. Memberikan bantuan kepada warga.
"Di sana orang tua saya dilahirkan. Saya lihat video dan foto kebakarannya. Semoga ditabahkan, semoga ditabahkan," ujar Sudian kepada wartawan via telepon.
Sekadar diketahui, api mengamuk sekitar pukul 22.00, Sabtu (23/11) malam. Api baru bisa dipadamkan pada pukul 03.00 dini hari.
"Ngeri sekali. Seperti di Palu. Rumah rata. Bahkan kantor Polsek rata, tinggal pagar saja," ujar Maulana, anggota pemadam dari PMK Rahel.
Laporan sementara, ada dua ratus lebih rumah yang terbakar. Api sulit dipadamkan, karena minimnya sarana pemadam di Pulau Sebuku. Juga api mengamuk di kawasan padat penduduk, yang rata-rata bangunannya terbuat dari kayu. (JB)
Baca: Sebuku Lautan Api, Warga Minta Kirim Obat
Posting Komentar