DPRD Barito Kuala Pelajari Inovasi SIPET KALOKA di Kapuas

Dewan Batola saat di Dinas Pertanian Kapuas. (FOTO:IST)

JURNALBANUA.COM, MARABAHAN- Aula Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas menjadi tempat pertemuan penting antara Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Barito Kuala dan jajaran Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas. Jumat (7/2/2025).


Kunjungan ini dilakukan dalam rangka studi komparatif terhadap kebijakan SIPET KALOKA, sebuah inovasi yang digagas oleh Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas untuk meningkatkan produksi padi. 


Kehadiran anggota dewan dari Barito Kuala ini menunjukkan antusiasme dan komitmen untuk mempelajari kebijakan yang telah berhasil diterapkan di Kapuas.


Selama kunjungan, pimpinan dan anggota Komisi III DPRD Kabupaten Barito Kuala menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inovasi SIPET KALOKA. 


Kebijakan ini dinilai efektif dalam meningkatkan produksi padi dengan tetap mengedepankan aspek sosial dan budaya bercocok tanam yang khas di Kabupaten Kapuas. 


Hal ini sejalan dengan visi pembangunan pertanian yang berkelanjutan dan berbasis kearifan lokal. Dengan adanya kesamaan budaya, tipologi lahan, dan kebiasaan petani antara Barito Kuala dan Kapuas, diharapkan kebijakan ini dapat diadopsi dan diimplementasikan di Barito Kuala.


Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kapuas, Yaya, SP, menyambut langsung rombongan dari Barito Kuala. Dalam sambutannya, Yaya menjelaskan bahwa SIPET KALOKA tidak hanya fokus pada peningkatan produksi, tetapi juga pada pelestarian budaya dan kearifan lokal dalam bercocok tanam.


 Ia berharap kolaborasi antara kedua kabupaten dapat memperkuat sektor pertanian di Kalimantan, khususnya dalam menghadapi tantangan global di bidang pangan. Barito Kuala, yang dikenal sebagai lumbung padi di Kalimantan Selatan, diharapkan dapat mengambil manfaat dari kebijakan ini untuk semakin meningkatkan produktivitas pertaniannya.


Studi komparatif ini menjadi langkah awal yang positif dalam membangun sinergi antar-daerah untuk mencapai ketahanan pangan. Dengan adanya pertukaran pengetahuan dan pengalaman, diharapkan inovasi seperti SIPET KALOKA dapat menjadi model bagi daerah lain di Indonesia.


 Kolaborasi semacam ini tidak hanya memperkuat sektor pertanian, tetapi juga mempererat hubungan antar-wilayah dalam upaya bersama mewujudkan kemandirian pangan nasional.(saa/jb)


Space Iklan

Tags :

bm
Jurnal Banua

Situs pemberitaan online Jurnal Banua telah memiliki badan hukum dan terdaftar di Kemenkumham RI. Semua produk pemberitaan diolah melalui proses jurnalistik yang profesional dan bertanggungjawab.

Posting Komentar